Rabu, 03 Desember 2014

bahagia di atas penderitaan




                Ketika mentari menyinari dunia yang penuh kenikmatan dan kebahagian,  pada saat itu aku terbangun dengan bunyi sorakan sahabat ku di luar kamar ku, ‘’ udah bangun pit’’ iya itu sorakan yang biasa ku dengar setiap paginya ketika sahabat ku yang setia membangunkan, ketika aku terlambat bangun.
            Dengan terburu-buru aku ambil handuk langsung kekamar mandi, dengan siraman air yang begitu dingin yang terasa setiap paginya, aku membersihkan tubuh ini untuk menikmati dunia yang selalu ada untuk ku. Dengan senyuman dan hati yang penuh positif aku menuju ke kampus yang tercinta, dan menambah ilmu serta pengalaman yang bertambah untuk  ku.
            Sampai di kampus aku akan berharap akan merasakan hal yang biasa aku dapat, akan tetapi hari ini berbeda dengan hari-hari yang lain, iya aku merasa kecewa, tapi aku bingung kecewa dan mau marah sama siapa, tidak ada yang salah, aku aja yang merasa terlalu terpuruk tidak bisa menerima ini semua, ‘’pit sabar kamu pasti bisa, allah memberi cobaan terhadap hambanya sebatas kemampuan hambanya, itu kalimat yang selalu aku tekankan dalam hati ini guna menegarkan hati yang pennuh kekecewaan ini,
            Yang paling membuat aku terpuruk orang bahagia di atas kekecewaan ku, mungkin mereka tidak merasakan apa yang aku rasa, dan tidak mungkin mau merasakan hal yang sama, hikmahnya aku ambil hikmah dari ini semua.
‘’orang bahagia di atas kekecewaan ku’’
‘’Aku gak mau orang lain merasakan hal yang sama di rasakan aku ini’’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar